Prioritasonline.com.Jember.
Agama merupakan salah satu aspek yang tidak terpisahkan dari kehidupan bermasyarakat di Indonesia, moderasi beragama diperlukan guna menjaga keharmonisan antara hak beragama dan kewajiban berbangsa dan bernegara.
Dalam upaya pembinaan kemakmuran masjid dan pendampingan pengurusan piagam masjid, Kantor Urusan Agama (KUA) Silo yang dikepalai oleh Mulyadi, M. Ag bersama Forum Silaturahmi Takmir kecamatan Silo
menginisiasi meetup dengan tema " Moderasi Beragama Berbasis Masjid", turut hadir dalam meetup tersebut Ahmad Badrus Sholihin, S.S, MA. Direktur Rumah Moderasi UIN Khas Jember, Drs KH. Abdul Muqit Arief pengasuh Pondok Pesantren AL - Falah Silo Jember, KH. Hawari Hamim Pengurus Daerah Dewan Masjid Indonesia Jember dan seluruh takmir masjid sekecamatan Silo, acara bertempat di masjid AL- Khautsar Pasaralas Garahan Silo. (30/8/2022)
Piagam kepada takmir masjid
Diketahui masjid dikecamatan Silo yang sudah mendapatkan piagam sejumlah 95 masjid.
Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Silo Mulyadi, M. Ag menuturkan,
" KUA harus merevitalisasi peran - perannya di masyarakat salah satunya melalui masjid, dengan moderasi agar masyarakat kedepan rukun, kususnya masyatakat Silo, bagaimana menjadi masyarakat yang toleran, dapat bekerja sama dengan baik dengan lintas organisasi," tuturnya.
Lebih lanjut Mulyadi mengungkapkan, " Moderasi berbasis masjid ini untuk memakmurkan masjid, mulai dari idaroh, imaroh dan riayah sehinggah masjid bisa makmur," imbuhnya.
Pada kesempatan yang sama Badrus Sholihin, S.S, MA. Direktur Rumah Moderasi UIN Khas Jember kepada awak nedia menyampaikan, tempat menyemai nilai - nilai moderat yang strategis adalah masjid. Karena masjid merupakan sebagai benteng utama yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, untuk itu masjid
harus menampilkan Islam Rahmatan Lilallamin,
" mengajarkan cinta damai dan anti kekerasan " pungkasnya. (Lil)
0 Comments