Angka Pernikahan Dini Di Kabupaten Bondowoso Tinggi

PRIORITASONLINE.COM.JEMBER.
Kadispendik Bondowoso Wacanakan Sekolah Harus Buat Surat Bermaterai Untuk Wali Murid 
Angka pernikahan dini di Kabupaten Bondowoso berdasarkan data dari  pengadilan tinggi agama Surabaya masuk  tertinggi kelima di Jawa timur dengan capaian 786 kasus. Hal ini menuai respon dari Kepala Dinas pendidikan Sugiono Eksantoso. 
Kamis 1 september 2022


Pasalnya dengan
capaian ini pihaknya mewacanakan akan menginstruksikan pada semua sekolah yang ada di bawah naungan dinas pendidikan Kabupaten Bondowoso untuk membuat surat pernyataan bermaterai yang akan di tanda tangani oleh wali murid.

Adapun isi dari surat pernyataan itu adalah bahwa siswa yang akan di sekolah kan tidak boleh menikah sebelum selesai masa studinya di sekolah tersebut.

"Anak yang akan sekolah harus ada pernyataan bermaterai dari orang tua untuk tidak menikah kan anak nya sebelum lulus" kata Sugiono.

Selain itu pria yang akrab disapa Kakek Sugiono itu juga menjelaskan salah satu faktor banyak nya pernikahan dini di Kabupaten Bondowoso di kalangan pelajar adalah karena siswa belum merasa nyaman dalam proses belajar mengajar.

 Oleh karena itu pihaknya akan mengupayakan agar siswa betah di sekolah dengan menjalankan kurikulum merdeka yang orientasinya membuat siswa aktif hingga akan menjadikan siswa lebih menikmati proses belajar mengajar di sekolah.

"Saya juga memberlakukan kurikulum baru yaitu merdeka yang apabila kurikulum ini benar benar dijalankan akan membuat siswa senang dengan cara anak di buat aktif yang dikenal dengan Project based learning" lanjutnya.

Tak hanya itu Kadispendik Bondowoso itu juga akan menginstruksikan kepada semua sekolah yang masuk dalam naungan dinas pendidikan untuk menggratiskan biaya bagi siswa yang tidak mampu agar biaya tidak menjadi penghambat bagi siswa untuk melanjutkan sekolah nya.

"Makanya kalau ada siswa yang Ndak mampu keluarga duafa ataupun fakir miskin bebaskan semua biaya sudah" pungkasnya.

Sekedar informasi bahwa hingga saat ini indeks pembangunan manusia (IPM) di Kabupaten Bondowoso masih rendah dan di bawah rata-rata dengan mencapai angka 5,8 hingga pada tahun depan Kadispendik Bondowoso targetkan tahun depan harus mencapai angka 8,00 atau 9,00 (Tuturnya) Meftah.

#EDITOR M.HOLIL*

Post a Comment

0 Comments