Panen Perdana Tembakau Bawah Naungan (TBN) MTT 2020/2021 PTPN X Kebun Ajong Gayasan





Prioritasonline.com.Jember-
Manager Kebun Ajong Gayasan Dwi Aprilia Sandi  
Menyampaikan kepada awak media saat  panen perdana tembakau bawah naungan (TBN) MTT 2020/2021 PTPN X Kebun Ajong Gayasan. 

" Panen perdana ini merupakan momentum untuk mengevaluasi sejauh mana kesiapan dan pencapaian untuk mencapai tarjet ditahun 2020," ujarnya.

Kegiatan tersebut
berlangsung sabtu pagi (27/6/2020) bertempat TBN-I Kawang-C Desa Kawangrejo, Kecamatan Mumbulsari.

Sandi mengungkapkan,
"Seperti yang sudah saya janjikan kepada pimpinan bahwa Kebun Ajong Gayasan harus melampaui tarjet untuk produksi hijau bisa mencapai 20 ton kemudian produksi daun kering 1900 kg dan tarjet NW nya 35 persen," ungkapnya.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Direktur PT. Perkebunan Nusantara X, GM Kebun Ajong Gayasan, GM Kebun Kertosari, Direktur Mitra Tani 27, ibu-ibu IKBI dan segenap jajaran karyawan Kebun Ajong Gayasan.


Dari target 9 lembar dari 24 lembar pohon kata Sandi, baru bisa menjadi NW 6 lembar. Yang menjadi perhatian kami di sini dan itu juga merupakan modal utama untuk mendapatkan NW yang tinggi adalah dari aspek keutuhan daun. Jadi dari realisasi tahun kemarin dari target 22 lembar yang harus utuh baru terealisasi 17 lembar, artinya yang 5 lembar masih ada kerugian (Losses).

Lebih jauh Sandi menerangkan, Pada kesempatan panen perdana ini perlu juga kami sampaikan bahwa teman-teman di Kebun Ajong Gayasan dan Kebun Kertosari pada saat pemantapan teknis sudah melakukan pemetaan-pemetaan titik-titik mana yang dapat menyebabkan terjadinya Losses. 

"Kondisi yang ada saat ini merupakan modal, Tapi kalau tidak ditangani dan di pelihara terutama gangguan dari hama dan penyakit maka akan menyebabkan Losses," katanya.

Kami akan tetap menjaga komitmen agar ditahun 2020 bisa lebih baik lagi, karena kami sadar bawah modal yang kami miliki hanya kepercayaan dari Direksi. apabila sudah tidak ada kepercayaan mungkin kami tidak bisa bekerja lagi di sini.

Itu yang kami tanamkan kepada teman-teman di Kebun Ajong Gayasan bagaimana kita wajib menjaga kepercayaan. "Dan kepercayaan ini tidak bisa hanya dengan kata-kata atau laporan laporan yang menyenangkan, tapi harus kita jawab dengan proses tes-tes pekerjaan yang benar dan juga hasil yang baik, "jelas Sandi.

Kebun Ajong Gayasan dan Kebun Kertosari komitmen bahwa 2 kebun ini saling dukung artinya dua Kebun ini harus sama-sama berhasil karena ini tembakau jadi tidak artinya bila yang satu berhasil dan satu tidak berhasil. Untuk itu kami terus saling koordinasi intensif saling dukung kami lakukan bersama-sama.

Sementara itu Direktur PTPN Nusantara X Aris Toharisman menyampaikan Kalau melihat kondisi di lapangan tahun ini terlihat secara visual lebih baik dari tahun lalu.

"Kita optimis petik perdana tahun ini lebih baik dari taun lalu dan bisa mencapai Target, "jelasnya.

Yang menjadi harapan Kami nanti, proses proses berikutnya akan lebih baik dari tahun lalu sehingga target kita untuk menghasilkan kualitas tembakau dengan NW 35 persen. Mudah-mudahan bisa tercapai paling tidak ada peningkatan dibanding tahun lalu yang mencapai 26 persen dari target 30 persen.

Kami selalu meminta kepada para GM untuk terus melakukan pendekatan-pendekatan membangun komunikasi dengan masyarakat sekitar sekaligus memberikan penjelasan bahwa PTPN sekarang berbeda dengan PTPN dulu. Sekarang sudah era keterbukaan.

Setiap tahun kata Aris, selalu ada target
untuk itu, selalu melakukan evaluasi dari tahun ke tahun.

" Tentunya kita tetap membina kemitraan membangun hubungan dengan masyarakat sesuai dengan ketentuan," imbuhnya. (Lil)

Post a Comment

0 Comments