Pemberian Susu Bagi Ibu Hamil Kondisi KEK






Prioritasonline.com.Jember-
Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Jember, memberikan perhatian kepada ibu hamil yang kondisinya Kurang Energi Kronis (KEK).

Gatot Triyono
juru bicara gugus tugas menyampaikan,

“Agar tidak terjadi komplikasi pada ibu hamil pada masa Covid-19 ini, gugus tugas memberikan makanan tambahan berupa susu,” ujarnya.

Selain memberikan perhatian kepada ibu hamil, program itu sekaligus memberdayakan ekonomi lokal. Sebab, susu yang didistribusikan merupakan produk UMKM Jember.

Dilain kesempatan, Ketua TP PKK Kabupaten Jember, Maimunah Muqit Arief, menjelaskan, pemberian susu merupakan bentuk respon terhadap masih banyaknya ibu hamil dengan kondisi KEK.


Maimunah menjelaskan, KEK pada ibu hamil  merupakan suatu keadaan ibu yang kekurangan asupan protein dan energi pada masa kehamilan
Kondisi tersebut dapat mengakibatkan timbulnya gangguan kesehatan pada ibu dan janin. 


" KEK pada ibu hamil dapat menyebabkan risiko terjadinya anemia, pendarahan, berat badan ibu tidak bertambah secara normal, terkena penyakit infeksi, dan menjadi penyebab tidak langsung kematian ibu," jelasnya. (27/5/ 2020)

Lebih lanjut Maimunah mengungkapkan,
KEK pada ibu hamil dapat menyebabkan risiko terjadinya anemia, pendarahan, berat badan ibu tidak bertambah secara normal, terkena penyakit infeksi, dan menjadi penyebab tidak langsung kematian ibu.

Sedangkan pengaruh KEK terhadap proses persalinan dapat mengakibatkan persalinan sulit dan lama, persalinan prematur iminen (PPI), pendarahan post partum, serta peningkatan tindakan sectio caesaria.

Di beberapa lokasi dengan medan yang cukup sulit membuat pendistribusian susu dilakukan beberapa tahap. Pemberian makanan tambahan bagi ibu hamil tersebut tanpa dipungut biaya.

KEK pada ibu hamil juga dapat menyebabkan intrauterine growth retardation (IUGR) atau berat janin kurang dari semestinya. Bahkan bisa terjadi intrauterine fetal death (IUFD) atau kematian janin. Juga bisa terjadi kelainan kongenital dan anemia.

“Kami membantu ibu-ibu, khususnya yang kekurangan energi kronik, untuk menyiapkan kandungannya,” tutur Maimunah.

“Serta dapat membantu persalinannya agar semakin membaik, dan bayi yang dilahirkan tidak kekurangan gizi, dan tidak akan stunting,” imbuhnya. (Lil)

Post a Comment

0 Comments